1. Penempatan Pesanan & Konfirmasi Pembayaran
Sebuah pesanan dimulai setelah pelanggan mengirimkan informasi yang diperlukan.
Konfirmasi pembayaran diperlukan sebelum persiapan dimulai.
Hanya pembayaran yang terkonfirmasi yang masuk ke dalam sistem pemrosesan.
Ini memastikan akurasi dan jejak pesanan.
Pesanan dapat dimodifikasi sebelum pengiriman.
Ketersediaan tergantung pada tahap pemrosesan saat ini.
2. Persiapan Stok & Verifikasi Batch
Setelah konfirmasi, pesanan memasuki persiapan stok.
Barang dapat diambil dari inventaris yang diverifikasi atau batch yang dijadwalkan.
Setiap jam tangan terkait dengan versi dan batch tertentu.
Batch yang tidak diverifikasi atau tidak stabil tidak dirilis.
Waktu persiapan bervariasi berdasarkan model dan ketersediaan.
Barang pre-order mungkin memerlukan waktu tambahan.
3. Proses Kontrol Kualitas
Setiap jam tangan menjalani inspeksi kualitas yang terstandarisasi.
Fokusnya adalah integritas fungsional dan kondisi yang terlihat.
Pemeriksaan QC mencakup operasi dasar dan tinjauan penampilan.
Hanya unit yang lulus inspeksi yang melanjutkan lebih jauh.
Produk yang gagal QC diisolasi dan tidak dikirim.
Langkah ini mencegah masalah yang diketahui sampai ke pelanggan.
4. Tinjauan QC & Konfirmasi Pelanggan
Foto atau video QC disediakan sebelum pengiriman.
Pelanggan meninjau jam tangan yang sebenarnya disiapkan untuk mereka.
Pengiriman hanya dilanjutkan setelah konfirmasi.
Ini memastikan keselarasan antara harapan dan pengiriman.
Permintaan untuk klarifikasi atau gambar tambahan diperbolehkan.
Pesanan yang tidak terkonfirmasi tidak masuk ke pengiriman.
5. Pengaturan Pengiriman & Pengiriman
Setelah persetujuan QC, pesanan dijadwalkan untuk pengiriman.
Metode pengiriman tergantung pada tujuan dan opsi yang dipilih.
Informasi pelacakan dikeluarkan setelah tersedia.
Pembaruan mengikuti sistem dan jadwal pengangkut.
Jadwal pengiriman bervariasi berdasarkan wilayah.
Keterlambatan mungkin terjadi selama periode logistik puncak.
6. Pengiriman & Inspeksi Kedatangan
Pelanggan harus memeriksa paket saat tiba.
Kondisi luar dan isi harus diperiksa segera.
Setiap masalah yang terlihat harus didokumentasikan segera.
Foto atau video yang jelas mendukung verifikasi yang lebih cepat.
Inspeksi awal membantu menghindari keterlambatan sengketa.
Masalah yang dilaporkan mengikuti prosedur penanganan yang ditentukan.
7. Prinsip Penanganan Purna Jual
Penanganan purna jual tergantung pada jenis dan penyebab masalah.
Setiap kasus ditinjau berdasarkan bukti yang diberikan.
Masalah yang tidak terkait pengguna mengikuti jalur penyelesaian formal.
Opsi dapat mencakup perbaikan, penggantian, pengiriman ulang, atau pengembalian dana.
Semua keputusan didasarkan pada bukti.
Hasilnya selaras ketat dengan kebijakan yang dipublikasikan.
8. Batas Tanggung Jawab
Tanggung jawab penjual mencakup masalah terkait QC dan pengiriman.
Pengecualian logistik ditangani sesuai dengan ruang lingkup kebijakan.
Tanggung jawab pelanggan mencakup pengiriman informasi yang akurat.
Penggunaan yang tidak tepat atau modifikasi yang tidak sah dikecualikan.
Batasan yang jelas melindungi kedua belah pihak.
Tanggung jawab tidak dipindahkan atau ditafsirkan ulang.
9. Transparansi & Konsistensi Kebijakan
Semua kebijakan dapat diakses publik.
Aturan berlaku sama di seluruh pesanan dan wilayah.
Tidak ada pengecualian tidak resmi yang dibuat.
Semua penanganan mengikuti standar yang terdokumentasi.
Pembaruan kebijakan mencerminkan perubahan operasional saja.
Pesanan historis mengikuti kebijakan yang aktif pada saat pembelian.
10. Di Mana Menemukan Kebijakan Detail
Untuk aturan spesifik, silakan tinjau:
